Untuk Mas Joko yang Berada di Gedung Kehormatan

Agustus 13, 2017



Untuk Mas Joko yang Berada di Gedung Kehormatan
Karya: Rizki Ramadhan


Terlampau setahun,
Sajak-sajak janjimu menggema ceria
Terucap manja benih-benih suara
Dari dasar menjelma ungkapan yang dahulu pantas
Kini hanya sebatas jalan pintas

Rakyat tujuan utama, kau sendiri melenggang seenaknya
Naik turunkan harga, tanpa perhitungan yang nyata
Bahan bakar melambung, rakyat bak derita tanpa puja

Suporter engkau jadikan siaga
Asap Sumatera kau pandang sebelah mata
Kalimantan semakin tak terjaga
Aku mau tanya, kerjamu selama ini apa?

Ku kritik dengan damai, pasukanmu tak punya peringai
Hanya sebuah orasi, pasukanmu menusuk dengan pisau belati
Kami hanya datang dengan asas perkawanan
Rela kami tersungkur, demi setitik perubahan

Ku panggil kawan-kawanku:
-Inilah kawanku, inilah kawanku. Datang ke mari untuk perubahan.-
-Inilah kawanku, inilah kawanku. Datang ke mari untuk perubahan.-

Kami ingin perubahan, bukan ungkapan tanpa dasar
Mas Joko, mas Joko..
Apa yang telah kamu ubah?
Kemiskinan? Penderitaan? Bahkan mungkin kesewenang-wenangan?
Kau pentingkan jabatan dan kekuasaan
Tanpa pedulikan anak-anak bangsa terkapar menderita
Inikah janjimu satu tahun lalu?

Hemm.. Busuk! Memanglah busuk! Janjimu busuk sampai tertusuk.
Pandai kau sungguh pandai
Sampai kami terjerat dalam ruang belukar

Indonesia, 20 Oktober 2015
Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar